Sistem Monitoring Penyiraman Kebun Anggur Berbasis IoT
DOI:
https://doi.org/10.48144/suryainformatika.v16i1.2300Keywords:
ESP8266, Internet Of Things, Kelembapan tanah, Penyiraman otomatisAbstract
Penyiraman tanaman anggur merupakan faktor penting dalam menjaga kondisi pertumbuhan tanaman. Namun, proses penyiraman di Kebun Anggur Ndeso Desa Tenggor masih dilakukan secara manual sehingga tidak terjadwal dengan baik dan berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan kelembapan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang bekerja berdasarkan nilai kelembapan tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode prototipe dengan tahapan perancangan, pembuatan, dan pengujian sistem. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP8266, sensor kelembapan tanah, modul relay, pompa air, serta LCD sebagai penampil informasi. Pengujian dilakukan dengan mengamati nilai kelembapan tanah dan respons sistem terhadap kondisi tersebut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor kelembapan tanah mampu membaca kondisi tanah kering dan lembap dengan baik. Ketika nilai kelembapan tanah berada di bawah ambang batas, sistem secara otomatis mengaktifkan pompa air, sedangkan pada kondisi kelembapan yang telah mencapai ambang batas, pompa air mati secara otomatis. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja sesuai dengan logika yang dirancang dan mampu mengendalikan proses penyiraman berdasarkan kondisi aktual tanah.
References
L. Da Xu, W. He, and S. Li, “Internet of Things in Indus-tries: A Survey,” IEEE Transactions on Industrial Infor-matics, vol. 10, no. 4, pp. 2233–2243, 2014,
doi:10.1109/TII.2014.2300753.
M. Ayaz et al., “Internet-of-Things (IoT)-based smart agri-culture,” International Journal of Advanced Computer Sci-ence and Applications, vol. 10, no. 5, 2019,
doi:10.14569/IJACSA.2019.0100530.
A. S. Nugroho, R. Kurniawan, dan D. Setiawan,“Sistem penyiraman tanaman otomatis berbasis Internet of Things,” Jurnal RESTI, vol. 5, no. 2, pp. 310–317, 2021,
doi:10.29207/resti.v5i2.2987.
R. G. Allen et al., “Crop evapotranspiration—Guidelines for computing crop water requirements,” FAO Irrigation and Drainage Paper, 2020,
doi:10.4060/x0490e.
S. R. Putri dan H. Santoso,“Pengaruh kelembapan tanah terhadap pertumbuhan tanaman hortikultura,”
Jurnal Keteknikan Pertanian, vol. 9, no. 1, pp. 45–52, 2021,
doi:10.19028/jtep.09.1.45-52.
P. R. Shinde and S. R. Patil, “Automatic irrigation system for agricultural applications,”
Journal of Cleaner Production, vol. 280, 2021,
doi:10.1016/j.jclepro.2020.124539.
A. Wibowo dan L. Hakim, “Sistem irigasi otomatis ber-basis IoT untuk pertanian skala kecil,”
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, vol. 10, no. 2, 2021,
doi:10.22146/jnteti.v10i2.2050.
A. K. Suma et al., “Design of IoT based automatic irriga-tion system using ESP8266,” Sensors, vol. 22, no. 6, 2022,
doi:10.3390/s22062234.
I. Saputra, A. Fauzi, dan Y. Pratama, “Rancang bangun sistem penyiraman otomatis berbasis sensor kelembapan tanah,” Jurnal Elkomika, vol. 9, no. 3, 2021,
doi:10.26760/elkomika.v9i3.547.
R. P. Sari et al., “Teknik budidaya dan kebutuhan air tanaman anggur di daerah tropis,” Jurnal Hortikultura In-donesia, vol. 12, no. 2, 2021,
doi:10.29244/jhi.12.2.89-97.
L. Da Xu, W. He, and S. Li, “Internet of Things in Indus-tries: A Survey,” IEEE Transactions on Industrial Infor-matics, vol. 10, no. 4, 2014,
doi:10.1109/TII.2014.2300753.
S. Monk, Programming ESP8266, McGraw-Hill, 2020,
doi:10.1036/9781260460835.
M. R. Hidayat dan A. Prasetyo, “Implementasi ESP8266 pada sistem monitoring kelembapan tanah,” JTIIK, vol. 8, no. 4, 2021,
doi:10.25126/jtiik.2021843895.
M. R. Rahman et al., “Soil moisture monitoring using low-cost sensors,” IEEE Access, vol. 9, 2021,
doi:10.1109/ACCESS.2021.3107874.
I. Saputra et al., “Rancang bangun sistem penyiraman otomatis berbasis sensor kelembapan tanah,” Elkomika, vol. 9, no. 3, 2021,
doi:10.26760/elkomika.v9i3.547.
A. Silberschatz et al., Database System Concepts, 7th ed., 2020,
doi:10.1036/9780078022159.
J. Manyika et al., “Big data analytics in IoT systems,” IEEE IoT Journal, vol. 7, no. 2, 2020,
doi:10.1109/JIOT.2019.2955292.
R. G. Allen et al., “Crop evapotranspiration,” FAO, 2020,
doi:10.4060/x0490e.
S. R. Putri dan H. Santoso, “Pengaruh kelembapan tanah terhadap pertumbuhan tanaman,” Jurnal Keteknikan Pertanian, vol. 9, no. 1, 2021,
doi:10.19028/jtep.09.1.45-52.
P. R. Shinde and S. R. Patil, “Automatic irrigation sys-tem,” Journal of Cleaner Production, vol. 280, 2021,
doi:10.1016/j.jclepro.2020.124539.
A. Wibowo dan L. Hakim, “Sistem irigasi otomatis ber-basis IoT,” JNTETI, vol. 10, no. 2, 2021,
doi:10.22146/jnteti.v10i2.2050.
J. Keller, The Science of Grapevines, 3rd ed., 2020,
doi:10.1016/C2017-0-04359-2.
R. P. Sari et al., “Teknik budidaya dan kebutuhan air tanaman anggur,” Jurnal Hortikultura Indonesia, vol. 12, no. 2, 2021,
doi:10.29244/jhi.12.2.89-97.
M. Banzi and M. Shiloh, Getting Started with Arduino, 2022,
doi:10.1007/978-3-030-98723-6.
S. Kumar et al., “Relay-based control systems,” Sensors, vol. 21, 2021,
doi:10.3390/s21030897.
A. Kurniawan, Embedded Systems with Arduino, 2020.
S. Y. Hui et al., “LCD 16x2 based monitoring system,” IEEE Sensors Journal, vol. 20, 2020,
doi:10.1109/JSEN.2019.2961127.
P. Scherz and S. Monk, Practical Electronics for Inven-tors, 2021,
doi:10.1036/9781259587542.
A. Sedra and K. Smith, Microelectronic Circuits, 2020,
doi:10.1093/acprof:oso/9780190853464.




