CORRELATION BETWEEN PEER SUPPORT AND ADOLESCENT MENTAL HEALTH AT THE JUNIOR HIGH SCOOL STATE 1 SUKOHARJO
HUBUNGAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI SMPN 1 SUKOHARJO TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.48144/jiks.v19i1.2365Keywords:
Dukungan teman sebaya; kesehatan mental remaja; sekolah menengah pertamaAbstract
Kesehatan mental remaja merupakan aspek penting dalam perkembangan psikososial dan sangat dipengaruhi oleh hubungan sosial, khususnya dukungan teman sebaya. Remaja tingkat Sekolah Menengah Pertama berada pada masa transisi yang rentan terhadap tekanan akademik, perubahan emosi, dan dinamika pergaulan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan teman sebaya dengan kesehatan mental remaja di SMP Negeri 1 Sukoharjo tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 82 siswa kelas VII dan VIII yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan teman sebaya dan kuesioner kesehatan mental remaja. Analisis bivariat menggunakan uji Gamma. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan teman sebaya dengan kesehatan mental remaja dengan nilai p kurang dari 0,002. Semakin tinggi dukungan teman sebaya, maka semakin baik kondisi kesehatan mental remaja. Hasil ini menunjukkan pentingnya penguatan dukungan teman sebaya dalam lingkungan sekolah.
References
World Health Organization, Adolescent Mental Health. Geneva, Switzerland: WHO, 2022.
J. Santrock, Adolescence, 17th ed. New York, NY, USA: McGraw-Hill Education, 2020.
S. E. Taylor, Health Psychology, 10th ed. New York, NY, USA: McGraw-Hill Education (Routledge/Taylor & Francis Group), 2020.
J. M. Rey, Ed., Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta, Indonesia: Salemba Medika, 2015.
E. M. Varcarolis, Essentials of Psychiatric–Mental Health Nursing: A Communication Approach to Evidence-Based Care, 3rd ed. St. Louis, MO, USA: Elsevier, 2017.
A. Rahmah, S. Wulandari, and D. Wijaya, “Peer support and emotional well-being among adolescents,” Jurnal Kesehatan Remaja, vol. 8, no. 2, pp. 95–104, 2024.
Hulonthalo Emotion Card Team, Panduan Dukungan Emosional Remaja Berbasis Peer Support. Gorontalo, Indonesia: Hulonthalo Press, 2025.
A. Rostiawan, L. Prameswari, and N. Hidayat, “Dinamika hubungan sosial dan kesehatan mental remaja,” Jurnal Psikologi Pendidikan, vol. 12, no. 1, pp. 33–42, 2025.
F. Yunere, M. Anggraini, and M. H. Ningrum, “Hubungan kedisiplinan dan pengaruh teman sebaya dengan kenakalan remaja,” Jurnal Kesehatan Tambusai, vol. 3, no. 2, pp. 226–236, 2022.
F. Yunere, K. Lestari, and R. Pratiwi, “Hubungan dukungan teman sebaya dan lingkungan sekolah dengan gangguan mental emosional pada remaja,” Jurnal Kesehatan Terapan, vol. 6, no. 2, pp. 140–151, 2021.
J. T. Anggarita, “Hubungan dukungan teman sebaya dengan kesehatan mental remaja,” Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, vol. 9, no. 1, pp. 11–19, 2025.
R. Lubis and A. Mahendika, “Social support and adolescent psychological well-being,” Jurnal Keperawatan Jiwa, vol. 11, no. 3, pp. 155–163, 2023.
Nurdiani and D. Lestari, “Dukungan teman sebaya dan kesehatan mental remaja,” Jurnal Keperawatan Komunitas, vol. 7, no. 2, pp. 88–96, 2022.
D. Anindya and F. Rahmadani, “Peer support and stress level among adolescents,” Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 14, no. 1, pp. 21–29, 2025






