Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 6-24 Bulan

Authors

  • Faig Yahrotus Sa'diyah Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban
  • Miftahul Munir Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, Jawa Timur, Indonesia
  • Nur Maziyah Hurin'in Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, Jawa Timur, Indonesia
  • Nur Cholila Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.48144/jiks.v18i2.2131

Keywords:

ASI Eksklusif, Motorik Kasar, KPSP, Perkembangan Anak, Anak Usia 6-24 Bulan

Abstract

Abstrak

Perkembangan motorik kasar merupakan indikator penting dalam tumbuh kembang anak. Salah satu faktor yang memengaruhi perkembangan ini adalah pemberian ASI eksklusif. Di Indonesia, prevalensi gangguan perkembangan motorik kasar pada balita masih cukup tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan motorik kasar anak usia 6–24 bulan. Salah satu faktor penting yang memengaruhi perkembangan motorik adalah nutrisi, khususnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. ASI mengandung nutrien penting seperti DHA, AA, dan protein yang mendukung perkembangan sistem saraf dan otot. Berdasarkan data awal di wilayah UOBF Puskesmas Tuban, ditemukan bahwa 1,81% anak usia 6–24 bulan mengalami keterlambatan motorik kasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan motorik kasar anak usia 6–24 bulan. Penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 137 anak usia 6–24 bulan yang dipilih menggunakan Teknik probability simple random sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan lembar observasi perkembangan motorik kasar berdasarkan KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan). Variabel independen adalah Pemberian ASI eksklusif, sedangkan variabel dependen adalah perkembangan motorik kasar anak. Analisis data dilakukan dengan uji Koefisien Kontingen menggunakan software SPSS untuk melihat signifikansi hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak yang menerima ASI eksklusif mengalami perkembangan motorik kasar yang sesuai usia. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan motorik kasar dengan nilai p=0,000<0,05 yang berarti H1 diterima yaitu ada hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan perkembangan motorik kasar anak usia 6-24 bulan di UOBF Puskesmas Tuban. Dari uraian diatas dapat disimpulkan Pemberian ASI eksklusif berperan penting dalam mendukung perkembangan sistem saraf pusat, termasuk fungsi motorik kasar. 

References

Afifah, A., Anna, C., & Afifah, N. (2025). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan MP-ASI dengan Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi Usia 6 - 12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Baru Kota Samarinda Universitas Negeri Surabaya , Indonesia.

Anthony, C. P., Setiawan, A., Surjono, E., & Wijaya, E. (2023). Hubungan Pola Asuh Orangtua terhadap Perkembangan Bahasa dan Bicara pada Anak Usia 18 – 72 Bulan di Era Pandemi dengan Denver secara Daring: Sebuah Studi Pendahuluan. Sari Pediatri, 25(1), 20. https://doi.org/10.14238/sp25.1.2023.20-6

Ardyan, K. F., & Kurniati, N. (2017). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Perkembangan Bayi Usia 7-12 Bulan. 1–7.

Ariyanto, A., Faqihuddin, A., Wafiq, A. A., Ayu, N., & Asri, W. (2024). Kuesioner pra skrining pemeriksaan perkembangan ( KPSP ) dengan pelatihan kader posyandu di Padukuhan Kalidadap 1 Developmental examination pre-screening questionnaire with posyandu cadre training in Padukuhan Kalidadap 1. 2(September), 196–200.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Buku KIA 2024 [Panduan]. Jakarta: Kemenkes RI.

Nova, M., & Afriyanti, O. (2018). Hubungan Berat Badan, Asi Eksklusif, Mp-Asi Dan Asupan Energi Dengan Stunting Pada Balita Usia 24–59 Bulan Di Puskesmas Lubuk Buaya. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 5(1), 39–45. https://doi.org/10.33653/jkp.v5i1.92

Novita, M., & Simatupang, N. (2021). Hubungan Antara Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kemampuan Motorik Kasar Bayi 6-24 Bulan. PAUD Teratai, 5(1), 113–114.

Nurlaila, N., Riyatun, K., & Iswati, N. (2023). Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Perkembangan Motorik Pada Bayi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 13(2). https://doi.org/10.26753/jikk.v13i2.213

Ratna Meikawati, P., Setyowati, A., & Jannah, M. (2024). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Motorik Kasar pada Anak Usia Toddler (1-3 Tahun) di Wilayah Puskesmas Kota Pekalongan Tahun 2020. Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan, 11(2), 177–186. https://doi.org/10.37402/jurbidhip.vol11.iss2.339

Sari, E., & Mardalena, M. (2021). Analisis Deteksi Dini Tumbuh Kembang Pada Balita Dengan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (Kpsp). Jurnal ’Aisyiyah Medika, 6(2), 334–342. https://doi.org/10.36729/jam.v6i2.669

Shella Afriany, F., Nurrohmah, A., & Utami, N. (2024). Penerapan Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI di Ruang Cempaka RSUD Dr.Soehadi Pridjonegoro Sragen. The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research, 2(3), 56–65. https://doi.org/10.57213/tjghpsr.v2i1.395

Widayati, W. (2021). Hubungan Pemberian Asi Terhadap Perkembangan Bayi Usia 6 – 12 Bulan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 5(9). https://doi.org/10.35952/jik.v5i9.24

World Health Organization (Indonesia). (2024, October 17). The 2024 status report on marketing of breast‑milk substitutes. Jakarta: WHO Indonesia.

YANTI, S. (2021). FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 6 BULAN KEATAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PONRE KABUPATEN BONE. Pharmacognosy Magazine, 75(17), 399–405.

Downloads

Published

2025-09-30