HUBUNGAN KEPATUHAN PENGOBATAN TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA

Authors

  • Putri Nur Aisah Universitas Duta Bangsa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.48144/jiks.v17i1.1485

Keywords:

Kepatuhan; kualitas hidup; diabetes melitus tipe 2; MMAS-8; SF-36

Abstract

Diabetes melitus adalah salah satu penyakit atau gangguan metabolisme yang bersifat kronis dengan karakteristik hiperglikemia. Diabetes melitus tipe 2 disebabkan oleh insulin dalam tubuh yang kurang stabil sehingga tubuh tidak memproduksi cukup insulin. Kepatuhan pengobatan menjadi salah satu hal terpenting dalam mencapai tujuan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kepatuhan terhadap kualitas hidup pasien Diabetes Melitus tipe 2 di RSUD Dr Moewardi Surakarta. Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan kriteria pasien diabetes melitus tipe 2 yang menjalani rawat jalan di rumah sakit minimal 3 bulan terapi. Sebagai alat ukur kepatuhan menggunakan kuesioner Medication Morisky Adherence Scale 8 (MMAS-8) sedangkan alat ukur kualitas hidup menggunakan kuesioner Short Form 36 (SF-36). Data skor kepatuhan dan kualitas hidup yang didapatkan diolah menggunakan SPSS uji chi-square. Hasil penelitian dari 100 responden didapatkan kategori kepatuhan tinggi 52 pasien (52%), kepatuhan sedang 35 pasien (35%) dan kepatuhan rendah 13 pasien (13%). Sedangkan kualitas hidup pasien didapatkan kualitas hidup yang baik yaitu 92 pasien (92%) dan kualitas hidup yang buruk 8 pasien (8%). Dari hasil analisis pada chi square diperoleh nilai p value =0,031. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kepatuhan pengobatan terhadap kualitas hidup pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Dr Moewardi Surakarta.

Downloads

Published

2024-03-30