PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR KADER DESA PAKU ALAM SUNGAI TABUK KABUPATEN BANJAR KALIMANTAN SELATAN

Authors

  • Muhammad Riduansyah Jurusan Keperawatan Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia
  • Rian Tasalim Jurusan Keperawatan Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia
  • Angga Irawan Jurusan Keperawatan Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia
  • Hj Latifah Jurusan Keperawatan Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia

DOI:

https://doi.org/10.48144/batikmu.v2i1.1175

Keywords:

Henti Jantung, Resusitasi Jantung Paru, Cardiac Arrest, Cardiopulmonary Resuscitation

Abstract

Abstract
Henti jantung merupakan suatu malfungsi listrik dalam jantung yang dapat menyebabkan denyut jantung yang
tidak normal atau dikenal dengan aritmia. Keadaan ini dapat mengganggu aliran darah ke otak, paru-paru dan organ
lainnya. Banyak orang yang mengalami henti jantung (cardiac arrest) di rumah, tempat bekerja atau di tempat-tempat
umum tidak tertolong jiwanya atau meninggal. Oleh karena itu, masyarakat perlu diajarkan bagaimana mengenali
seseorang henti jantung dan bagaimana melakukan pertolongan pertama pada pasien henti jantung, sehingga akan
banyak jiwa manusia yang tertolong. Kegiatan ini sudah dilakukan dengan melatih 22 orang didesa Paku Alam Sungai
Tabuk Kabupaten Banjarmasin. Peserta merasakan manfaat dari kegiatan PKM ini dan mengharapkan kegiatan ini
diadakan secara periodik sehingga materi dan tehnik RJP tetap dimiliki oleh peserta.
Kata Kunci: Henti Jantung; Resusitasi Jantung Paru


Abstract
[BASIC LIFE SUPPORT TRAINING PAKU ALAM VILLAGE CAPRES TABUK RIVER KABUPATEN BANJAR
SOUTH KALIMANTAN] Cardiac arrest is an electrical malfunction in the heart that can cause an abnormal heart rate
known as an arrhythmia. This condition can interfere with blood flow to the brain, lungs and other organs. Many people
who experience cardiac arrest at home, work or in public places are not saved or die. Therefore, the public needs to
be taught how to recognize someone with cardiac arrest and how to provide first aid to cardiac arrest patients, so that
many human souls will be saved. This activity has been carried out by training 22 people in the village of Paku Alam
Sungai Tabuk, Banjarmasin Regency. Participants feel the benefits of this PKM activity and expect this activity to be
held periodically so that the materials and techniques of CPR are still owned by the participants.
Keywords: Cardiac arrest; Cardiopulmonary Resuscitation

Downloads

Published

2022-08-04