Surya Teknika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/surya_teknika <p>Journal title : Surya Teknika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin<br /><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1508906060">E-ISSN : 2598-6198 (online)</a><br />DOI Prefix : <a href="https://doi.org/10.48144/suryateknika.v8i2">10.48144/suryateknika</a><br />Type of peer-review : Double Blind<br />Indexing : <a href="https://scholar.google.com/citations?user=807t_fsAAAAJ&amp;hl=id">Google Scholar</a> , <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/27259">Garuda</a> , <a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/profile/11143">Shinta</a><br />Frequency : Biannualy (April&amp; Oktober)</p> en-US [email protected] (Budiyono) [email protected] (Khoirul Anam) Sat, 31 Oct 2026 16:59:50 +0000 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pengaruh Konsentrasi Zeolit Alam Terhadap Waktu Reaksi, Viskositas, Dan Nilai Kalor Minyak Pirolisis LDPE https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/surya_teknika/article/view/2591 <p>Sampah plastik merupakan permasalahan lingkungan yang serius karena sulit terurai secara alami dan terus meningkat seiring dengan tingginya konsumsi plastik. Salah satu metode yang berpotensi dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah pirolisis, yaitu proses dekomposisi termal tanpa oksigen yang mampu mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar cair. Namun, penelitian terkait pengaruh variasi konsentrasi zeolit alam lokal terhadap karakteristik minyak pirolisis LDPE pada temperatur konstan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi penambahan zeolit alam terhadap kualitas minyak hasil pirolisis plastik Low-Density Polyethylene (LDPE). Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan limbah plastik bubble wrap sebanyak 3 kg pada suhu 400°C dengan variasi zeolit 0%, 5%, 10%, dan 15%. Parameter yang dianalisis meliputi waktu reaksi, viskositas, dan nilai kalor minyak pirolisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan zeolit alam mampu mempercepat waktu awal terbentuknya minyak dan meningkatkan volume hasil. Produksi minyak tertinggi diperoleh pada variasi 15% sebesar 225 ml dengan waktu awal tetesan tercepat 66 menit. Nilai viskositas meningkat seiring penambahan zeolit dengan nilai tertinggi 0,28 mm²/s. Sementara itu, nilai kalor maksimum diperoleh pada variasi 5% sebesar 8062,24 cal/gram. Penelitian ini menunjukkan bahwa variasi konsentrasi zeolit alam menunjukkan pengaruh yang terukur terhadap waktu reaksi pembakaran, serta mengindikasikan adanya kondisi optimum pada konsentrasi tertentu untuk menghasilkan bahan bakar alternatif yang lebih berkualitas.</p> Riandana Rachim, Mokh Hairul Bahri , Rohimatush Shofiyah Copyright (c) 2026 Surya Teknika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/surya_teknika/article/view/2591 Sat, 31 Oct 2026 00:00:00 +0000 Optimasi Campuran Aditif Oksigenat Nabati (E10) untuk Mereduksi Emisi CO dan Meningkatkan Efisiensi Termal pada Motor Bensin Injeksi https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/surya_teknika/article/view/2588 <p>Peningkatan populasi kendaraan injeksi bensin menuntut adanya inovasi untuk menekan emisi gas buang tanpa mendegradasi performa mesin. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi titik optimum campuran aditif oksigenat nabati guna mereduksi emisi karbon monoksida (CO) sekaligus meningkatkan efisiensi termal pada motor bensin bersistem injeksi elektronik (EFI). Pengujian eksperimental kuantitatif dilakukan pada <em>engine test bed</em> berkapasitas 150 cc dengan menggunakan metode pencampuran <em>splash blending</em> pada empat variasi konsentrasi aditif, yaitu 0% (E0/kontrol), 5% (E5), 10% (E10), dan 15% (E15) berdasarkan volume. Pengambilan data emisi gas buang dan laju konsumsi bahan bakar difokuskan pada kondisi beban penuh (<em>full load</em>) di putaran mesin 4000 rpm. Hasil pengujian menunjukkan adanya fenomena <em>diminishing returns</em> pada penggunaan aditif dengan konsentrasi tinggi. Penambahan aditif hingga konsentrasi 10% (E10) terbukti menjadi titik keseimbangan yang paling optimal, mampu mereduksi emisi CO secara signifikan sebesar 31,4% dan meningkatkan efisiensi termal hingga 9,9% dibandingkan dengan bensin murni. Akan tetapi, peningkatan konsentrasi aditif menjadi 15% (E15) justru memicu degradasi efisiensi termal akibat rendahnya akumulasi nilai kalor senyawa oksigenat yang tidak lagi dapat dikompensasi oleh perbaikan kualitas pembakaran. Studi ini menyimpulkan bahwa formulasi aditif E10 merupakan solusi aplikatif untuk menjembatani regulasi emisi ketat dengan kebutuhan efisiensi termal tinggi pada mesin injeksi bensin konvensional.</p> Budiyono Budiyono, Imam Prasetyo Copyright (c) 2026 Surya Teknika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/surya_teknika/article/view/2588 Sat, 31 Oct 2026 00:00:00 +0000 Optimasi Jarak Nozzle dan Debit Air terhadap Daya Poros dan Efisiensi Turbin Pelton Skala Laboratorium https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/surya_teknika/article/view/2590 <p>Turbin Pelton merupakan salah satu jenis turbin air impuls yang banyak diaplikasikan pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) karena konstruksinya yang sederhana dan fleksibilitasnya terhadap variasi <em>head</em>. Dua parameter krusial yang menentukan efektivitas transfer momentum dari pancaran air ke sudu turbin adalah jarak antara ujung <em>nozzle</em> dengan sudu dan laju debit air. Penelitian eksperimental ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh interaksi antara jarak <em>nozzle</em> (20, 40, 60, 80, dan 100 mm) dan debit air (1,5; 2,0; dan 2,5 L/s) terhadap daya poros dan efisiensi mekanis turbin Pelton (18 sudu) pada <em>head</em> konstan 5 meter. Daya poros dievaluasi melalui pengukuran putaran dan torsi pengereman menggunakan dinamometer <em>prony brake</em>, sementara efisiensi dikalkulasi sebagai rasio daya poros terhadap daya hidrolis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa daya poros meningkat secara proporsional seiring dengan penambahan debit air. Namun, variasi jarak <em>nozzle</em> menunjukkan tren non-monotonik (<em>diminishing returns</em>), di mana jarak 60 mm teridentifikasi sebagai titik optimum untuk seluruh variasi debit. Performa puncak tercapai pada kombinasi jarak <em>nozzle</em> 60 mm dan debit 2,5 L/s, yang menghasilkan daya poros tertinggi sebesar 77,3 W dengan efisiensi maksimum 63,0%. Temuan ini mengonfirmasi bahwa jarak <em>nozzle</em> dan debit air memiliki efek interaktif yang kuat, sehingga perancangan dan komisioning unit turbin Pelton untuk aplikasi PLTMH harus mengoptimalkan kedua parameter tersebut secara simultan untuk meminimalkan disipasi energi pancaran.</p> Khoirul Anam, Ghoni Musyahar, Nobelino Rizka Raksa Nugraha Copyright (c) 2026 Surya Teknika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/surya_teknika/article/view/2590 Sat, 31 Oct 2026 00:00:00 +0000