Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/batikmu <p>Journal title : Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat<br />ISSN : <a title="ISSN" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20210428391015315" target="_blank" rel="noopener">2776-6888</a><br />DOI Prefix : 10.48144/batikmu<br />Type of peer-review : Single blind<br />Frequency : Biannualy (Juni &amp; Desember)</p> en-US avnomad@gmail.com (Achmad Vandian Nur) ikmasusanta@gmail.com (Siti Khikmah) Wed, 31 Dec 2025 00:00:00 +0000 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Edukasi Gizi Seimbang pada Ibu Hamil sebagai Pencegahan Stunting Sejak Dini (Studi Kasus RW 03 dan RW 04 Kelurahan Tirto Kota Pekalongan https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/batikmu/article/view/2187 <p>Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas individu di masa depan. Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi masa krusial untuk pencegahan stunting, terutama melalui pemenuhan gizi seimbang pada ibu hamil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Metode yang digunakan meliputi promosi kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab, dilaksanakan pada 1 Agustus 2025 di Kelurahan Tirto RW 03, Kecamatan Pekalongan Barat, dengan peserta sebanyak 7 ibu hamil dan kader kesehatan. Media edukasi yang digunakan mencakup presentasi PowerPoint, leaflet, infokus, serta demonstrasi penyusunan menu bergizi sesuai kebutuhan ibu hamil. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme tinggi dari peserta, yang sebelumnya memiliki pengetahuan terbatas tentang gizi seimbang dan stunting. Pemaparan materi mencakup pengertian gizi, zat gizi yang diperlukan selama kehamilan, cara pengolahan makanan yang benar, ciri ibu hamil berisiko, dan peran keluarga dalam pencegahan stunting. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah perlunya edukasi gizi seimbang yang dilakukan secara berkelanjutan, pendampingan intensif oleh tenaga kesehatan, serta pemanfaatan bahan pangan lokal untuk mencegah stunting sejak dini.</p> <p>&nbsp;</p> Septi Sapira, Novita Nur Emmylia, Alvina Rizki Septinasari, Elsza Ifta Arifka, Fina Rizqiana, Fikri Farrasyah Putra, Liyant Maihendra Anggara, Muhammad Supriyanto, Noval Afifudin Rusdhy, Filsafat Filsafat, Ana Khanifatuzzahro, Rini Hidayah, Firman Faradisi Copyright (c) 2026 Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/batikmu/article/view/2187 Tue, 10 Feb 2026 00:00:00 +0000 Penyuluhan Tentang Hipertensi dan Edukasi Pembuatan Jamu Daun Seledri Sebagai Antihipertensi pada Masyarakat Dukuh Wonolobo Desa Sadstrodirjan Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/batikmu/article/view/2197 <p>Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang berisiko menimbulkan komplikasi. Pencegahan dapat dilakukan melalui edukasi kesehatan dan pemanfaatan tanaman herbal sebagai terapi pendukung. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sastrodirjan dengan tujuan memberikan penyuluhan tentang hipertensi serta edukasi pembuatan jamu daun seledri sebagai alternatif antihipertensi alami. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan praktik pembuatan jamu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi sekaligus keterampilan dalam memanfaatkan daun seledri sebagai ramuan sederhana. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan serta menekan prevalensi hipertensi.</p> Krista Andini, Risqi Maulidah, Jamaludin Yusuf Copyright (c) 2026 Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/batikmu/article/view/2197 Tue, 10 Feb 2026 00:00:00 +0000 Peningkatan Pengetahuan Ibu-Ibu ‘Aisyiyah Wiradesa Tentang Keamanan Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Melalui Pelatihan Dan Edukasi Interaktif https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/batikmu/article/view/2267 <p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu ‘Aisyiyah Wiradesa mengenai keamanan penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) melalui pelatihan dan edukasi interaktif. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman masyarakat terkait jenis, fungsi, dosis, serta dampak kesehatan dari penggunaan BTP yang tidak sesuai standar. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 2 November 2025 di TK ABA Gumawang dan diikuti oleh para anggota ‘Aisyiyah yang berperan sebagai pengelola konsumsi keluarga. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi identifikasi BTP pada produk pangan, diskusi kelompok, serta pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan peserta, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai post-test dibandingkan pre-test. Peserta juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mengenali label pangan, membedakan BTP yang diizinkan dan dilarang, serta memahami batas penggunaan yang aman. Kegiatan ini disimpulkan efektif dalam meningkatkan literasi pangan masyarakat, khususnya terkait keamanan BTP, serta dapat menjadi model edukasi yang berkelanjutan di komunitas ‘Aisyiyah maupun kelompok masyarakat lainnya.</p> Urmatul Waznah, Riska Oktaviani, Qurrata A’yun, Khusna Santika Rahmasari, Danang Novianto Wibowo, Dwi Bagus Pambudi Copyright (c) 2026 Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/batikmu/article/view/2267 Tue, 10 Feb 2026 00:00:00 +0000 Edukasi Perawatan Diri Dan Deteksi Dini Pada Kelompok Diabetes Mellitus Dan Kelompok Rentan https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/batikmu/article/view/2295 <p><strong>Abstract</strong></p> <p>Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang membutuhkan perawatan jangka panjang dan keterlibatan aktif pasien dalam manajemen diri. Namun, masih banyak pasien yang memiliki pemahaman terbatas tentang pentingnya pengelolaan diri yang efektif, seperti pengaturan pola makan, olah raga, pemantauan gula darah, dan kepatuhan terhadap pengobatan. Kurangnya edukasi dan kesadaran diri dapat meningkatkan risiko komplikasi serius dan menurunkan kualitas hidup pasien. Oleh karena itu, pendekatan edukasi berbasis komunitas diperlukan untuk memberdayakan pasien, keluarga dan kelompok masyarakat dalam memahami serta mengimplementasikan manajemen perawatan diri. Kegiatan ini dilakukan dengan kegiatan utama deteksi dini pada kelompok rentan, pengukuran gula darah, asam urat, dan tekanan darah, serta edukasi perawatan diri. Kegiatan diikuti oleh 20 orang. Edukasi dilakukan pada kelompok ibu Aisyiyah di Kecamatan Wiradesa. Hasil kegiatan diperoleh rata-rata tekanan darah sistole dan diastole berturut yaitu 142,1 mmHg dan 88,2 mmHg. Tekanan darah sistole tertinggi mencapai 219 mmHg dan terendah yaitu 110 mmHg/. Rata-rata gula darah sewaktu mencapai 108,4 mg/dl dengan gula darah sewaktu tertinggi mencapai 180 mg/dl dan terendah yaitu 66 mg/dl. Pengukuran asam urat diperoleh rata-rata asam urat mencapai 6,31 mg/dl. Edukasi diberikan berjalan dengan lancar dan antusias peserta diobservasi berdasarkan respon terhadap keinginan bertanya. Keseluruhan dapat disimpulkan bahwa berdasarkan pemeriksaan peserta sebagian besar memiliki risiko hipertensi dan diabates melitus.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> <em>Deteksi dini; Diabetes Mellitus; Hipertensi; Kelompok Rentan</em></p> Trina Kurniawati, Eka Budiarto, Nur Intan Kusuma Copyright (c) 2026 Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/batikmu/article/view/2295 Tue, 10 Feb 2026 00:00:00 +0000 Pemanfaatan Teknologi Digital Google Maps Sebagai Solusi UMKM Untuk Menjangkau Pasar Lebih Luas Di Wilayah Kelurahan Pasirkratonkramat Kota Pekalongan https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/batikmu/article/view/2366 <p>Teknologi digital saat ini memainkan peran yang sangat penting dalam membantu pertumbuhan usaha kecil, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu alat digital yang paling sederhana dan bermanfaat adalah Google Maps, yang memungkinkan pelanggan untuk dengan mudah menemukan lokasi suatu usaha. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara sederhana dengan pemilik, dan catatan online seperti berapa kali usaha tersebut muncul dalam pencarian atau menerima pertanyaan dari pelanggan. Studi ini juga menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan digital dan keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mempertahankan hasil tersebut. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti bahwa alat digital yang gratis dan mudah digunakan seperti Google Maps dapat membuat perbedaan besar dalam membantu industri tradisional, seperti batik, untuk bertahan dan berkembang di era digital saat ini.</p> Adriyaning Adriyaning, Clarita Marsya Estevani, Wulan Rahmadhani, Ina Romansihi, Luluk Hidayati, Nabila Mayla Nuril Anjali, Shofi Adila, Ayuning Tyas, Nur Komariyah, Mohammad Wildan Muttaqien, Nur Annisa Putri, Farris Ariyanto, Lintang Ardila, Iqbal Baihaki, Fadli Hudaya , Dian Kartikasari Copyright (c) 2026 Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/batikmu/article/view/2366 Tue, 10 Feb 2026 00:00:00 +0000 Upaya Meningkatkan Kesehatan Reproduksi Remaja Putri Melalui Pendidikan Kesehatan Mengenai Keputihan https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/batikmu/article/view/2370 <p>Perempuan dengan kondisi keputihan patologis masih saja terjadi. Resiko dampak negatif yang terjadi sangat mengganggu kesehatan reproduksi perempuan. Sosialisasi mengenai kesehatan reproduksi khususnya keputihan masih harus dilakukan terus menerus walau sosialisasi melalui internet sudah ada. Sosialisasi mulai dilakukan sejak masa remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah Bligo Kabupaten Pekalongan. Kegiatan dengan metode ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi. Penjelasan pertama dimulai dengan materi anatomi dan fisiologi reproduksi perempuan bagian luar dan bagian dalam. Penjelasan mengenai keputihan diantaranya pengertian, penyebab, tanda gejala, akibat, pencegahan dan penanganan penyakit keputihan. Audiens di perlihatkan phantoom genetalia bagian luar dan dalam. Demonstrasi cara cebok yang benar serta melakukan pengeringan area kewanitaan. Media penyuluhan selain LCD, Leptop yaitu waslap, handuk kecil, tisue, pakaian dalam., pencegahan. Kegiatan berjalan kondusif, audiens aktif bertanya tidak hanya mengenai keputihan saja namun masalah menstruasi, kanker payudara, tumor rahim, serta nutrisi. Dukungan yang diberikan pihak sekolah berupa tempat, LCD, sound sistem, serta konsumsi. Harapan dari institusi untuk dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat bertemakan kesehatann reproduksi dengan pokok bahasan lainnya disampaikan oleh panitia kegiatan.&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> Emi Nurlaela, Dian Kartiaksari, Ferida Rahmawati Copyright (c) 2026 Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/batikmu/article/view/2370 Tue, 10 Feb 2026 00:00:00 +0000 Peduli Tubuh, Peduli Kesehatan: Optimalisasi Program GERMAS dan IMSAKA Care dalam Peningkatan Kesehatan Masyarakat https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/batikmu/article/view/2374 <p>Penyakit Tidak Menular (PTM) masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas, terutama pada kelompok lanjut usia. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan rutin serta keterbatasan akses layanan kesehatan menyebabkan keterlambatan deteksi dini PTM dan masalah kesehatan jiwa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya lansia, melalui pelaksanaan skrining PTM dan kesehatan jiwa berbasis Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) dan program IMSAKA Care di Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif melalui kegiatan skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan antropometri, tekanan darah, gula darah sewaktu, asam urat, serta skrining kesehatan jiwa menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scales (DASS-42). Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu skrining awal, pemberian intervensi berupa edukasi kesehatan dan aktivitas fisik (senam hipertensi), serta evaluasi pascaintervensi. Hasil kegiatan menunjukkan lebih dari 50% peserta mengalami hipertensi pada skrining awal, namun terjadi peningkatan proporsi peserta dengan tekanan darah normal setelah intervensi senam hipertensi. Pemeriksaan gula darah dan asam urat masih menunjukkan adanya peserta dengan nilai di atas batas normal. Hasil skrining kesehatan jiwa menunjukkan sebagian besar peserta berada pada kategori normal, dengan sebagian kecil mengalami kecemasan dan stres ringan hingga sedang. Kegiatan ini membuktikan bahwa skrining dan edukasi kesehatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, deteksi dini, serta upaya pencegahan PTM dan masalah kesehatan jiwa. Keberlanjutan program serta kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan setempat sangat diperlukan untuk menjaga dampak jangka panjang kegiatan.</p> Nabila Nabila, Elmi Natasya, Benny Arief Sulistyanto Copyright (c) 2026 Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal.umpp.ac.id/index.php/batikmu/article/view/2374 Tue, 10 Feb 2026 00:00:00 +0000